Penulis : Panuel Maling (Mahasiswa)
a. PENDAHULUAN
Kabupaten
Yahukimo adalah kabupaten pemekaran dari kabupaten induk, yakni kabupaten
Jayawijaya. Sebagai kabupaten pemekaran tentu mempunyai ambisi untuk membangun
kabupaten ini sebagaimana yang tertuang dalam visi kabupaten setara dengan
kemajuan kabupaten-kabupaten lain di Negara ini. Pemekaran kabupaten yahukimo
dilakukan dengan tujuan untuk membangun daerah – daerah terisolir yang tidak
mampu dijangkau oleh kabupaten induk. Jika dilihat dari luas wilayah
pemerintahan, kabupaten Yahukimo merupakan satu wilayah yang cukup luas, boleh
dikatakan memiliki wilayah seantero provinsi Papua. Hal itu dapat dilihat dari
banyaknya jumlah Distrik (51 Distrik), banyak jumlah kampung (517 kampung) dan
kepadatan jumlah penduduk terbesar di provinsi Papua.
Ketika kita mencermati Visi yang
diusung oleh orang nomor 1 (satu) Kabupaten Yahukimo pada periode pertama dan
kedua, yakni: “Terwujudnya
masyarakat Yahukimo yang Damai, Sejahtera, Mandiri dan Produktif serta
menjadikan Kabupaten Yahukimo sebagai salah satu sentra Pembangunan Kawasan
Pegunungan Tengah Papua” ini seolah – olah dijadikan sebagai slogan semata di mata public.
Dinamika kabupaten yahukimo yang berjalan tidak sesuai dengan Visi diatas,
perlu dicermati dan membangun sebuah dasar yang kuat untuk merevisi kembali
dengan tujuan pemekaran. Perkembangan kabupaten yahukimo sejak pemekaran hingga
sekarang (13 tahun) berjalan, tidak ada niat dari pimpinan untuk memajukan
daerah tersebut. Pemekaran Distrik dan Kampung dengan kuota yang melebihi
dianggap sebagai sebuah permainan kepentingan politik semata. Hal ini dapat
disikapi penulis artikel ini karena dianggap penting guna memilih sosok
pemimpin yang haus akan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat pada
pemilihan kepala daerah pada pemilihan serentak tahun 2015.
b. MELIRIK KEMBALI DINAMIKA KABUPATEN YAHUKIMO 13 TAHUN BERJALAN
13
tahun merupakan suatu jangka waktu yang panjang, jika kita adobsikan dengan
seorang anak dalam keluarga, anak tersebut sudah berada di kelas VII (Tujuh)
Sekolah Menengah Pertama (SMP) dari umur standar pendidikan. Kecerdasan,
kesetiaan, dan keinginan untuk maju dan berkembang tidak bisa dapat diragukan
lagi oleh keluarganya. Meski demikian, anak tersebut dia membutuhkan sosok
seorang ayah yang bijak dalam membimbing, demikian adaptasi dalam beradapan
dunia yang semakin canggih dan modern ini.
Kabupaten
Yahukimo adalah sama halnya dengan perumpamaan tentang seorang anak kecil
diatas, lahirnya dengan sebuah tujuan yang jelas dan kompeten, berkembang juga
harus dibarengi dengan tujuan yang jelas dan tepat pada sasaran pemekaran.
Public
yahukimo saat ini tidak asing dengan yang namanya pemilihan kepala daerah, hal
itu ditopang dengan pengalaman pemilihan kepala daerah pada dua periode yang
telah dilalui pada tahun 2005 dan tahun 2010. Memilih sosok yang haus akan
pembangunan pun tidak diragukan dalam Pemilukada tahun 2015. Jika dicermati
baik pada pemilukada tahun-tahun sebelumnya, tentu masyarakat Yahukimo dihantui
dengan system “money politic”. System ini sebenarnya adalah mengarah pada
kemerosotan kepemimpinan, atau sering disebut dengan “Kepemimpinan Primitif”. Menang dengan system money politic, itu
dalam kepemimpinan akan berjalan dengan system kepemimpinan primitif.
Kepemimpinan primitif adalah kepemimpinan yang berazaskan kekeluargaan dan
kesukuan yang tentu ditopang dengan kepentingan politik. Mengapa demikian,
untuk membangun sebuah system kepemimpinan primitif, kenyataan dalam
memenangkan system ini berjalan diatas kepentingan politik guna mendapatkan
dukungan. Walau tidak ada porsi yang merata dalam pemerintahan kepada daerah
dan suku yang lain. Dahulu kala, kepemimpinan primitif sudah pernah ada sebelum
akhirnya injil dapat mengubah paradigma primitif itu. Dimana orang – orang
zaman dahulu mementingkan keluarga dan suku tanpa mengetahui ada suku – suku
yang lain, yang mendiami di bumi ini, keadaan hidup sederhana dan belum tahu
tentang perkembangan zaman disebut primitif.
Kata
primitif menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) menjelaskan bahwa keadaan
yang sangat sederhana, belum maju (tt peradaban, terbelakang). Sedangkan contoh
dari tindakan primitif salah satu dari 4 (empat) contoh menurut Wikipedia
adalah “suatu kegiatan yang jauh dari
tatakrama dan norma-norma yang ada maka akan dikatakan primitive”. Jika
kata primitive dikaitkan dengan kepemimpinan saat ini, sedikit terbaca ‘aneh’
tapi itu nyata dalam perkembangan kabupaten yahukimo dibawah kepemimpinan
Bupati Kabupaten yahukimo dua periode berjalan ini. Dimenangkan dengan system
money politic dalam bursa pemilihan kepala daerah, pada penerapannya berjalan
dengan system pemerintahan kekeluargaan dan kesukuan. Kabupaten Yahukimo saat
ini masih kental dengan kepemimpinan primitive, hal itu dapat terlihat dari
kemajuan daerah yang tidak diimbangi dengan kemajuan teknologi yang canggih dan
modern.
Tidak
setara jikalau saat ini Kabupaten Yahukimo masih tergolong dalam kabupaten
tertinggal, dilihat dari umur kabupaten, anggaran pertahun, serta dukungan UU
Otsus No. 21 Tahun 2001 tentang kekhususan otonomi daerah sangat berpotensi
untuk menyetarakan kabupaten ini dengan kabupaten-kabupaten yang lain. Meski
demikian, jika mengulas kembali pada kepemimpinan Bupati Dr. Ones Pahabol,
SE,.MM yang berjalan 10 tahun + 3 tahun karateker terlihat tidak genius dalam
mengembangkan kabupaten ini. Hal ini dapat terjadi karena ketika proses pemilihan
kepala daerah berlangsung, itu ada praktek-praktek “money politic”, sehingga
masyarakat juga tidak memilih sosok pemimpin yang haus akan pembangunan daerah
secara fisik maupun penyediaan Sumber Daya Manusia (SDM). Dikatakan kemimpinan
primitive pada paragraph sebelumnya itu lahir dari kebijakan – kebijakan Bupati
dalam pemerintahan berjalan, dimana penempatan tenaga kerja dalam birokerasi
mengacu pada hubungan keluarga dan suku. Begitu pula dalam system politik,
semua jaringan yang dipasang untuk bermain di ranah politik semua adalah berbau
keluarga dan suku. Sedangkan orang diluar dari suku dan keluarga itu dapat
diakomodir dengan suap uang, dan ini bergulir selama 10 tahun kepemimpinan.
Terbukti dalam penerimaan CPNS pada formasi – formasi sebelumnya, masih banyak
anak-anak putra daerah dari suku-suku lain yang saat ini pengangguran,
pengangkatan kepala – kepala SKPD tidak merata. Sadar atau pun tidak sadar,
dinamika ini menandakan bahwa kepemimpinan saat ini yang sedang berlangsung
adalah kepemimpinan primitive seutuhnya. Jika kepemimpinan ini masih berlanjut,
maka visi mensejahterakan rakyat yahukimo hanya sebuah angan – angan alias
sebuah mimpi siang bolong semata. Dengan demikian, sudah tiba waktunya
menentukan sosok seorang pemimpin yang muda, modern, dan tentunya memiliki jiwa
kepemimpinan tanpa pandang bulu. Yahukimo tidak hanya dihuni oleh satu atau dua
suku, melainkan lebih dari 5 suku. Oleh sebab itu, hapuslah modus money politic
dan kepemimpinan primitive. Kabuapten Yahukimo tidak berkembang dan maju karena
penempatan orang yang tidak sesuai dengan profesi pada instansi – instansi
terkait, dan ini semua adalah indikasi – indikasi kepemimpinan primitive.
c.OPINI PEMILUKADA 2015
Penantian
terpanjang untuk memilih sosok seorang pemimpin yang berjiwa memimpin akhirnya
tiba pada tahun 2015 ini. Hal itu ditopang dengan pengalaman 10 tahun yang
telah dilewati, pengalaman 10 tahun merupakan pengalaman yang berharga dan
berkompeten dalam menentukan siapa sosok seorang pemimpin yang haus akan
pembangunan, demi kesejahteraan masyarakat Yahukimo. Pemilihan Kepala Daerah
pada periode ini merupakan suatu tantangan tersendiri dalam memilih sosok
seorang pemimpin berjiwa modern dan maju setelah 10 tahun lamanya bersemayam di
dalam cengkraman kepemimpinan primitive. Sudah cukup lama masyarakat ini tidur
dalam jeruji kepemimpinan primitive, yang tidak bisa mempunyai peluang untuk
keluar dan berkembang maju. Kala ini merupakan edisi yang terluka, tertindas
dan terluar dalam mengarungi hidup yang sederet dengan keluarga dan suku orang
nomor satu di kabupaten yahukimo itu.
Pada
Pemilihan Umum Kepala Daerah yang akan berlangsung pada bulan Desember tahun
2015 itu, harus ada sinyal kebersamaan, keakraban, dan loyalitas terhadap
suku-suku lain tanpa pandang bulu. Berapa pun yang maju dalam Calon Bupati
& Calon Wakil Bupati itu tidak penting, yang penting disini adalah, dari
beberapa calon tersebut siapa yang layak membawa kabupaten Yahukimo kepada arah
yang lebih baik.
Menuju
pada pemerintahan yang sebenarnya, maju dan mandiri demi kesejahteraan
masyarakat Yahukimo. Alangkah baiknya terlepas dari praktek – praktek ‘money
politic’, bermain politik dalam bursa pemilihan kepala daerah yang benar, adil
dan jujur tentu akan berdampak baik dalam menyusun cabinet pemerintahan kabupaten
yahukimo yang baik dan benar pula berdasarkan system pemerintahan yang
sistematis. Kabupaten Yahukimo yang terkenal dengan kabupaten yang
beranekaragam suku ini tentu membutuhkan sosok seorang pemimpin yang bisa
mengakomodir seluruh suku – suku yang ada dalam cabinet pemerintahan.
Sejatinya,
politik dijadikan sebagai sarana untuk menyatukan perbedaan, sarana untuk
menampung seluruh elemen masyarakat dalam rangka memajukan daerah ini kea rah
yang lebih baik. Perlawanan melalui partai adalah permainan biasa diajang –
ajang perlombaan, tidak bisa karena kalah atau menang yang lain dapat
dianaktrikan. Dalam system pemerintahan tidak mengacu pada permainan politik,
pemerintahan yang bersih dan benar adalah menyusun cabinet harus bebas dari
seluruh kepentingan – kepentingan individu. Baik itu dari sisi partai politik,
sisi kekeluargaan dan juga sisi suku. Melainkan harus berlaku bijak dalam
merekrut setiap orang – orang yang berkompeten dalam bekerja secara efektif,
efisien dan inovatif dalam rangka membangun kabupaten yahukimo sejajar dengan
bangsa – bangsa lain.
Pada
pemilihan Kepala Daerah tahun 2015 ini, setiap orang memiliki hak untuk
menentukan dan memilih siapa sosok yang terpaut pada rakyat. Mengedepankan
kepentingan bersama dan memiliki niat untuk membangun daerah ini. Pemerintahan
akan hidup, kemajuan daerah akan Nampak, dan Yahukimo akan menjadi sentra
pembangunan kawasan Pegunungan Tengah Papua pilihannya ada pada pemilik suara
pada pemilihan tahun 2015. Sehingga di pemilihan itulah akan menggambarkan dan
menentukan masa depan Yahukimo yang terbilang cerah dan terbangun.
Pilihlah
orang yang tepat, sehingga dengan memilih orang yang tepat akan menentukan
seluruh aktivitas Kabupaten yahukimo akan berjalan. Jika moment hanya
dipergunakan untuk permainan kepentingan semata dalam rangka menghabiskan edisi
UU Otsus, maka keinginan masyarakat Yahukimo untuk ingin sejahtera sama dengan
masyarakat – masyarakat yang lain akan menjadi angan – angan semata pula.
Jadilah pribadi yang cerdas dan benar dalam menentukan siapa sosok yang baik
dalam membawa Kabupaten Yahukimo kearah yang baik dan benar pula.
d. PENUTUP
Tanpa terkecuali, dinamika
politik yang dibarengi dengan pemerintahan primitive ini sudah berjalan 10
tahun tanpa kita sadari. Hal ini menjadi keprihatinan orang – orang yang
mempunyai hati untuk membangun Kabupaten Yahukimo. Keprihatinan ini membutuhkan
dukungan dari seluruh pihak, untuk mengubah wajah pemerintahan yang telah dan
sedang dihantui dengan kepemimpinan primitive. Kepemimpinan yang mengacu pada
otoritas, kepemimpinan yang berazaskan kekeluargaan dan kesukuan. Pada periode
ini, tepat waktunya untuk menghilangkan noda – noda tersebut.
Barangkali ada yang tidak
sependapat dengan judul artikel ini, tapi sebagai anak daerah yang merasakan
betapa sadisnya kepemimpinan primitive ini, berpeluang untuk mengungkap keadaan
sebenarnya sembari menyatakan system pemerintahan yang berbazis local, yang
tidak berpotensi berkembang.
Pada bursa pemilihan Kepala
Daerah di tahun 2015 ini, untuk menentukan nasib ada di masing – masing pribadi
yang mempunya hak suara untuk menentukan dan memilih. Pilihan yang benar akan
menantukan masa depan yang baik dan cerah. Dan pilihan yang salah akan
menentukan masa depan yang curam juga. So, berpikirlah secara kritis dan menentukan
pilihan yang tepat. Kecerdasan kita dalam memilih pemimpin pada 5 (lima) menit
akan menentukan nasib masyarakat pada 5 (lima) tahun mendatang.
Semoga artikel ini bermanfaat
dalam rangka mengetahui kondisi nyata pemerintahan Kabupaten Yahukimo dan
mengaruingi bursa Pemilihan Umum Kepala Daerah (PEMILUKADA) tahun 2015!
Teleb!!!!!

