DEFINISI
PERSEKUTUAN
P2MKB
adalah Singkatan dari Persekutuan Pelajar Mahasiswa-Mahasiswi Keluarga Bomela.
Dimana :
Persekutuan : Kesatuan dan Kebersamaan orang-orang percaya di dalam
Kristus.
Pelajar :
satu kalangan siswa dari TK, SD, SMP & SMA/SMK dan sederajat.
Mahasiswa/i : Satu kalangan Mahasiswa/i dari berbagai perguruan Tinggi
(PT).
Keluarga :
satu kalangan yang sudah berkeluarga, entah yang kuliah maupun yang
bekerja.
Bomela :
Nama daerah Asalnya.
Istilah
yang umum dan dipakai dalam Persekutuan ini adalah “3 in 1 Communion”. P2MKB
bukan hanya sekedar organisasi saja, namun P2MKB merupakan kumpulan anggota
gereja yang menyadari bahwa mereka memiliki sesuatu yang lazim diantara mereka
yakni hidup bersekutu mempelajari firman Tuhan.
P2MKB
didirikan atas Dasar Alkitabiah yang berpedoman pada “Dan marilah kita saling
memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan
baik. Janganlah kita menjauhkan diri
dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang,
tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang
hari Tuhan yang mendekat” (Ibrani 10 : 24-25) dan “Demikianlah kamu bukan lagi
orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan
anggota-anggota keluarga Allah”.(Efesus 2 : 19).
Kata
yang dipakai untuk persekutuan dalam bahasa Yunani adalah “Koinonia” yang
berasal dari kata dasar “Koinos” yang berarti lazim atau umum. Artinya
berkaitan dengan kebersamaan. Adapun kata lain yang dihubungkan dalam koinonia,
yakni koinonos yang berarti Sekutu atau sekawan kerja. Kata lainnya yang
seringkali dikaitkan dengan koinonia adalah allelous (berarti satu terhadap
yang lain). Kata ini dipakai dengan pengertian hubungan yang timbal balik.
Yesus berkata “Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu
saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu
harus saling mengasihi. Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu
adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi."(Yohanes 13 :
34-35).
Apa
saja yang harus ada di dalam menjalin Kesatuan dalam Persekutuan P2MKB?
Cermatilah beberapa hal penting yang harus ada dalam Praktek hidup anak-anak
Peresekutuan Pelajar Mahasiswa Keluarga Bomela berikut ini :
1.
Harus Saling Mengasihi
Kebenaran ini ditemukan di dalam
perintah baru yang dinyatakan oleh Tuhan Yesus dalam Yohanes 13 (lihat kutipan di atas). Hal saling
mengasihi tidak hanya terdapat dari injil dan surat – surat, Yohanes 13 :
34-35; 15:12. 1 Yohanes 3 : 11, 23; 4 : 7 & 11-12 dan Yohanes 5. Melainkan
dalam surat – surat Paulus juga : “Janganlah kamu berhutang apa-apa kepada
siapa pun juga, tetapi hendaklah kamu saling mengasihi. Sebab barangsiapa
mengasihi sesamanya manusia, ia sudah memenuhi hukum Taurat”.(Roma 13 : 8; baca
juga I Tesalonika 3 : 12 & 4 : 9).
Mengasihi bukan hanya sekedar
simpati saja ataupun dalam perkataan saja. Kasih itu dinyatakan dalam perkataan
dan Perbuatan (Simpati dan Empati). Yohanes mengatakan Anak – anakku, Janganlah
kita hanya sekedar mengatakan bahwa kita mengasihi orang lain; marilah sungguh
– sungguh mengasihi mereka dan menunjukkan kasih kita dengan perbuatan kita (I
Yohanes 3 : 18). Semua ini dapat dilakukan dengan cara praktis seperti
pemberian uang ataupun makanan kepada saudara-saudara seIman yang membutuhkan.
Saling mengasihi merupakan suatu tanda bahwa orang-orang Kristen adalah
benar-benar pengikut Kristus. Kita tidak mungkin bersekutu tanpa adanya
‘KASIH”.
2.
Harus Saling Melayani
Tuhan Yesus adalah teladan kita
dalam Pelayanan. Dia memperlihatkan keteladanan seorang hamba dengan
menanggalkan jubahnya, dan berpakaian seperti seorang hamba membasuh kaki
murid-murid-Nya. sebab Aku telah memberikan suatu teladan kepada kamu, supaya kamu juga
berbuat sama seperti yang telah Kuperbuat kepadamu (Yohanes 13 : 15). Pelayanan adalah akibat dari kasih,
sehingga ada orang mengatakan kamu bisa melayani tanpa kasih, tetapi engkau
tidak mengasihi tanpa melayani Paulus sendiri pernah mengatakan Saudara-saudara, memang kamu telah dipanggil
untuk merdeka. Tetapi janganlah kamu mempergunakan kemerdekaan itu sebagai
kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang
lain oleh kasih. (Lih. Galatia 5 : 13).
3.
Harus Saling Membantu
Menanggung Beban
(Galatia 6 : 2) Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu!
Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus. Perintah ini merupakan perintah
praktis yang dirangkai oleh Paulus secara relasional. Gereja adalah keluarga
Allah, dimana orang-orang Kristen itu merupakan anggota keluarga Allah,
keyakinan ini seharusnya tidak berhenti dalam suatu teori yang mati atau dalam
perdebatan teologis, melainkan harus teraplikasi di dalam kehidupan kita
sehari-hari. Setiap orang percaya yang hidup dalam persekutuan mestinya
memiliki karakter-karakter dasar Kristiani yakni rendah hati, lemah lembut,
sabar dan mengasihi. Dengan adanya karakter dasar itulah memungkinkan kita
untuk turut merasakan kesulitan orang lain, bukan hanya itu kita juga akan membantu
mereka.
4.
Harus Saling Mengampuni
Mengampuni dan melupakan, dua hal
yang berbeda, orang yang melupakan saja belum tentu mengampuni, tetapi yang
paling penting adalah walaupun kita tidak melupakannya tetapi ada pengampunan.
Tuntutannya dalam satu tubuh Kristus yang hidup dalam persekutuan adalah saling
mengampuni. bagaimana kita bisa bersekutu dengan tenang, kalau di depan kita
masih ada musuh. Kita yang merupakan anggota tubuh Kristus, semakin kita saling
menyakiti maka semakin sakit, itu sebabnya Paulus mengingatkan kita, Segala
kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari
antara kamu, demikian pula segala kejahatan. Tetapi hendaklah kamu ramah
seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana
Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu.
(Lih. Efesus 4 : 31-32. Kolose 3
: 12-13 dan Efesus 4 : 1-3).
5.
Harus Saling Mengaku dosa
dan Saling Mendoakan
Karena itu hendaklah kamu saling
mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar,
bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya (Yakobus 5 : 16). Seorang
Kristen boleh mengaku dosanya kepada yang lain dan menerima bahwa dosanya itu
telah diampuni oleh Yesus (Lih. I Yohanes 1 : 9).
Konsep keImanan orang-orang percaya
sangat penting di sini, namun dalam praktek kehidupan sehari-hari, jarang
sekali anak-anak P2MKB mengaku dosanya kepada saudara seiman. Anggota
persekutuan tidak percaya satu dengan yang lain, kalau ada hal ini dalam
kesatuan tubuh, itu artinya ada masalah. Yakobus mencatat dalam suratnya bahwa Doa orang yang benar, bila dengan yakin
didoakan, sangat besar kuasanya (Yakobus 5 : 16 b).
6.
Harus Saling Menasihati
Menasihati sesama tidak perlu
sampai dengan memakai gaya emosi atau marah besar, cukup dengan bisik-bisik.
Mengapa demikian? Sebab jujur saja tidak semua orang mau dinasehati. Karena
semua merasa lebih dari pada yang lain. Sebagai tubuh Kristus, anggota keluarga
Allah tidak bisa demikian, semua harus tumbuh dan sama merata sesuai dengan
keberadaanya. Jikalau ada seorang anak, yang tubuhnya mulai besar, lalu
tangannya dan kakinya serta kepalanya tetap kecil, maka orang tua, ia akan bawa
anak ini ke dokter, untuk mengobatinya, karena itu abnormal, tidak mestinya
demikian. Demikian juga kalau ada salah satu anggota persekutuan kita bersalah,
perlu dinasehati.
7.
Harus Saling Menghiburkan
Mana lebih gampang Menangis
bersama atau bersukacita bersama? Tidak gampang ikut bersukacita dengan orang
lain, tatkala orang lain berhasil, tatkala orang lain sukses, ; seringkali yang
pastinya ada dalam pikiran kita adalah mengapa tidak saya yang sukses? Mengapa
tidak saya yang berhasil? Keegoisan kita begitu berpengaruh dalam kehidupan
kita, sehingga membuat kita tidak bisa menerima kesukacitaan orang lain. Rasul
Paulus hendak menghancurkan tembok keegoisan itu.
Mari
kita baca!
I Tesalonika 4 : 18 : Karena itu
hiburkanlah seorang akan yang lain. Orang – orang di Tesalonika pada waktu itu
kebingungan tentang kedatangan Kristus sehubungan dengan kematian beberapa
orang dari antara mereka. Tetapi paulus menjelaskan bahwa kedatangan Yesus
tidak hanya menyangkut orang-orang yang masih hidup melainkan orang-orang mati
juga. Marilah saling menghibur.
Semoga bermanfaat!


