P2MKB : saat laporan ketua Panitia
Natal P2MKB. Insert : Documentasi Natal
2014
Dalam
sejarah perjalanan hidup manusia yang tidak tentu ini diwarnai dengan dua buah
kata yang pasti dan tetap melekat pada setiap kehidupan manusia, yakni SUKA
& DUKA. Hal ini tentu dilalui hari demi hari oleh pelajar & Mahasiswa/I
Klasis Bomela, bersukacita disaat berkumpul bersama dalam kegiatan ibadah,
disaat bermain bola, disaat diskusi, disaat bercanda, disaat bermain bersama
teman, dan disaat ngobrol berduaan. Dan ini merupakan aktivitas sehari-hari
anak-anak P2MKB, sembari menikmati hidup yang penuh indah di dalam Tuhan. Sukacita
itu pun tak pernah surut, namun selalu ada bagaikan air yang selalu mengalir. Meski
demikian, ditengah kehidupan itu berlangsung disetiap saat, dukacita pun ikut
membarengi perjalanan hidup ini.
Izak
tangis yang tak terbendung itu pun harus dicucurkan oleh anak-anak P2MKB disaat
Ketua persekutuan ini harus menepati janji sang pencipta. Kita tidak sadar
kapan sang pencipta hendak memenuhi janjinya untuk mengambil nyawa setiap orang
yang menjadi anak-anak-Nya. Ditengah-tengah aktivitas seharian pelajar dan
mahasiswa/I Bomela sedang berlangsung, dalam waktu tidak terduka, tibalah harinya
untuk sang ketua harus pergi meninggalkan seluruh anggota (meninggal). Tepat
pada hari sabtu, tanggal 30 Mei 2015; pukul 10.30 WS, sangat ketua yang
berwajah cerah dan mudah tersenyum ini harus menghentikan nafas terakhir
ditengah-tengah keluarga besar P2MKB. Berdukacita karena kepergian saudara/I,
adik/kakak, teman/kawan pun harus diterima meski tak terima secara arafiah. Air
mata pun tak sangkup tertahan, dan itulah yang dirasakan warga P2MKB disaat
sang ketua yang suka bertanya dan ingin tahu sesuatu yang baru ini pergi
mendahului yang masih hidup kehadapan sang pencipta.
Tercatatlah
dalam sebuah memory P2MKB ‘Gugur Sang Ketua P2MKB Penuh Sejarah’;
lembaran sejarah baru dalam P2MKB sejak terbentuk hingga sekarang nampak harus
ditulis lagi. Berikut ini merupakan beberapa temuan sejarah yang dilakukan oleh
ketua P2MKB periode 2014-2015; a.n SELOT NABYAL versi penulis artikel ini,
diantaranya :
1. Tahun 2013, Ketua Panitia Natal
P2MKB ketika masih SMA kelas I. (Sejarah)
2. Tahun 2014, Terpilih menjadi
Ketua P2MKB periode 2014-2015, ketika masih SMA kelas II. (Sejarah)
3. Tahun 2014, menjadi Ketua P2MKB
ke-9 yang termuda dalam daftar ketua-ketua P2MKB sejak terbentuk. (Sejarah)
4. Tahun 2015, ketua P2MKB yang
gugur pertama ditengah masih aktif menjalankan roda kepemimpinan persekutuan
demi memenuhi rencana Tuhan sang pencipta. (Sejarah)
5. Tahun 2015, tercatat dalam daftar
nama pelajar dan mahasiswa Bomela yang gugur dalam medan pendidikan. (Sejarah)
Sifat
sang ketua yang gugur dalam medan pendidikan ini terkenal sebagai orang pendiam
tapi genius, ramah tanpa pandang bulu, suka tantangan yang bersifat positif,
suka sharing/diskusi, setia, jujur, rajin dan banyak belajar tentang hal-hal
baru. Karena sifatnya yang baik dan proaktif terhadap hal-hal baru itu membuat
dalam bursa pemilihan ketua baru P2MKB periode 2014-2015, anggota tidak
segan-segan untuk memenangkannya secara mutlak dan ia mengalahkan
lawan-lawannya dengan memperoleh suara terbanyak. Tidak heran, jikalau ia
diperhitungkan dalam persekutuan sebagai ketua termuda.
Peristiwa
kepergian (meninggal) sang ketua ini menuntut agar P2MKB harus ekstra berpikir
siapa sosok pengganti kursi terpanas dalam persekutuan ini. Mungkin mencari
sosok yang sifat setara dengan almarhum ini tidak bakal didapat, tapi posisi
terpanas akan diisi dengan orang nomor 2 di P2MKB akan bergeser menjadi orang
nomor 1 berdasarkan kode etik persekutuan yang berlaku.
Potret Rangkaian Resepsi Pemakaman Sang Ketua
P2MKB
P2MKB : Foto Ibadah Pelepasan
Jenazah Di Gedung Gereja Petra Sentani
Izak
tangis yang tidak terelakan kembali menyelimuti rangkaian pelepasan jenazah
alm. Zelot Nabyal dari tempat bersemayam jenazah menuju tempat ibadah
penghormatan atas karyanya dalam membantu pelayanan gereja di wadah persekutuan
P2MKB yang adalah perpanjangan tangan dari pelayanan umum. Ibadah pelepasan
jenazah yang dipimpin oleh pelayan Jemaat ‘Pdt. Nebius Maling, S.Th’ ini
menghibur suasana duka yang dialami keluarga besar P2MKB. Ibadah pelepasan
jenazah ini dimulai pada pukul 13.35 WS dan berlangsung ± 30 menit. Setelah melakukan
ibadah pelepasan akhirnya jenazah diarak keluar dari dalam gereja menuju tempat
pemakaman setelah penyerahan jenazah secara simbolis kepada keluarga pihak duka
(P2MKB) oleh majelis jemaat. Perjalanan panjang yang ditempuh dari tempat
gereja menuju kuburan pemakaman umum yang terletak di polomo sentani ini
ditempuh dengan durasi waktu ± 15 menit, dengan menggunakan roda dua dan roda
empat, dibarengi sirene mobil ambulance bertanda sedang menggiring jenazah
dihalunan jalan raya. Sampai tiba di tempat pemakaman, disana sudah ada warga
yang menunggu untuk ikut membantu dalam mengikuti resepsi pemakaman. ± 10 menit
lakukan ibadah lanjutan sebelum akhirnya jenazah sang lelaki bertubuh tampan
ini dimakamkan.
Setelah
ibadah lanjutan selesai, akhirnya pihak pimpinan gereja, pimpinan persekutuan,
alumni persekutuan serta pihak keluarga secara bersama menurunkan jenazah ke
dalam liang kubur dan dibantu oleh beberapa anggota simpatisan. Proses ini
berlanjut tanpa ada kendala apa pun. Pada akhirnya, sekitar pukul 16.38 WS
resepsi pemakaman telah selesai. Kemudian ditutupi dengan peletakan krans Bungan
oleh pihak gereja, pihak persekutuan dan pihak keluarga duka (mewakili pihak
mama, bapa, om dan keluarga terdekat lainnya).
Akhirnya
ibadah penutupan kedukaan secara menyeluruh dilakukan pada pukul 19..> WS. Ibadah
penutupan kedukaan ini dipimpin oleh Penatua Melkias Kipka, tek pembacaan
terambil dari kitab 1:21-24. Dengan melakukan ibadah ini maka kegiatan kedukaan
secara universal ditutup secara resmi berhubung ada kegiatan berlanjut
ditingkat jemaat maupun persekutuan.
Akhir
kata : Selamat Jalan Pak Ketua P2MKB “SELOT NABYAL”
By.
Maling, Panuel (Tanggal, 31 Mei 2015;
Pukul 00.00 WIT)

No comments:
Post a Comment