Sunday, May 31, 2015

MEMORI P2MKB BERDUKA : Gugur Sang Ketua P2MKB Penuh Sejarah

P2MKB : saat laporan ketua Panitia Natal P2MKB. Insert : Documentasi Natal 2014

Dalam sejarah perjalanan hidup manusia yang tidak tentu ini diwarnai dengan dua buah kata yang pasti dan tetap melekat pada setiap kehidupan manusia, yakni SUKA & DUKA. Hal ini tentu dilalui hari demi hari oleh pelajar & Mahasiswa/I Klasis Bomela, bersukacita disaat berkumpul bersama dalam kegiatan ibadah, disaat bermain bola, disaat diskusi, disaat bercanda, disaat bermain bersama teman, dan disaat ngobrol berduaan. Dan ini merupakan aktivitas sehari-hari anak-anak P2MKB, sembari menikmati hidup yang penuh indah di dalam Tuhan. Sukacita itu pun tak pernah surut, namun selalu ada bagaikan air yang selalu mengalir. Meski demikian, ditengah kehidupan itu berlangsung disetiap saat, dukacita pun ikut membarengi perjalanan hidup ini. 

Izak tangis yang tak terbendung itu pun harus dicucurkan oleh anak-anak P2MKB disaat Ketua persekutuan ini harus menepati janji sang pencipta. Kita tidak sadar kapan sang pencipta hendak memenuhi janjinya untuk mengambil nyawa setiap orang yang menjadi anak-anak-Nya. Ditengah-tengah aktivitas seharian pelajar dan mahasiswa/I Bomela sedang berlangsung, dalam waktu tidak terduka, tibalah harinya untuk sang ketua harus pergi meninggalkan seluruh anggota (meninggal). Tepat pada hari sabtu, tanggal 30 Mei 2015; pukul 10.30 WS, sangat ketua yang berwajah cerah dan mudah tersenyum ini harus menghentikan nafas terakhir ditengah-tengah keluarga besar P2MKB. Berdukacita karena kepergian saudara/I, adik/kakak, teman/kawan pun harus diterima meski tak terima secara arafiah. Air mata pun tak sangkup tertahan, dan itulah yang dirasakan warga P2MKB disaat sang ketua yang suka bertanya dan ingin tahu sesuatu yang baru ini pergi mendahului yang masih hidup kehadapan sang pencipta.

Tercatatlah dalam sebuah memory P2MKB ‘Gugur Sang Ketua P2MKB Penuh Sejarah’; lembaran sejarah baru dalam P2MKB sejak terbentuk hingga sekarang nampak harus ditulis lagi. Berikut ini merupakan beberapa temuan sejarah yang dilakukan oleh ketua P2MKB periode 2014-2015; a.n SELOT NABYAL versi penulis artikel ini, diantaranya :
1.      Tahun 2013, Ketua Panitia Natal P2MKB ketika masih SMA kelas I. (Sejarah)
2.      Tahun 2014, Terpilih menjadi Ketua P2MKB periode 2014-2015, ketika masih SMA kelas II. (Sejarah)
3.      Tahun 2014, menjadi Ketua P2MKB ke-9 yang termuda dalam daftar ketua-ketua P2MKB sejak terbentuk. (Sejarah)
4.      Tahun 2015, ketua P2MKB yang gugur pertama ditengah masih aktif menjalankan roda kepemimpinan persekutuan demi memenuhi rencana Tuhan sang pencipta. (Sejarah)
5.      Tahun 2015, tercatat dalam daftar nama pelajar dan mahasiswa Bomela yang gugur dalam medan pendidikan. (Sejarah)

Sifat sang ketua yang gugur dalam medan pendidikan ini terkenal sebagai orang pendiam tapi genius, ramah tanpa pandang bulu, suka tantangan yang bersifat positif, suka sharing/diskusi, setia, jujur, rajin dan banyak belajar tentang hal-hal baru. Karena sifatnya yang baik dan proaktif terhadap hal-hal baru itu membuat dalam bursa pemilihan ketua baru P2MKB periode 2014-2015, anggota tidak segan-segan untuk memenangkannya secara mutlak dan ia mengalahkan lawan-lawannya dengan memperoleh suara terbanyak. Tidak heran, jikalau ia diperhitungkan dalam persekutuan sebagai ketua termuda. 

Peristiwa kepergian (meninggal) sang ketua ini menuntut agar P2MKB harus ekstra berpikir siapa sosok pengganti kursi terpanas dalam persekutuan ini. Mungkin mencari sosok yang sifat setara dengan almarhum ini tidak bakal didapat, tapi posisi terpanas akan diisi dengan orang nomor 2 di P2MKB akan bergeser menjadi orang nomor 1 berdasarkan kode etik persekutuan yang berlaku.



Potret Rangkaian Resepsi Pemakaman Sang Ketua P2MKB


P2MKB : Foto Ibadah Pelepasan Jenazah Di Gedung Gereja Petra Sentani

Izak tangis yang tidak terelakan kembali menyelimuti rangkaian pelepasan jenazah alm. Zelot Nabyal dari tempat bersemayam jenazah menuju tempat ibadah penghormatan atas karyanya dalam membantu pelayanan gereja di wadah persekutuan P2MKB yang adalah perpanjangan tangan dari pelayanan umum. Ibadah pelepasan jenazah yang dipimpin oleh pelayan Jemaat ‘Pdt. Nebius Maling, S.Th’ ini menghibur suasana duka yang dialami keluarga besar P2MKB. Ibadah pelepasan jenazah ini dimulai pada pukul 13.35 WS dan berlangsung ± 30 menit. Setelah melakukan ibadah pelepasan akhirnya jenazah diarak keluar dari dalam gereja menuju tempat pemakaman setelah penyerahan jenazah secara simbolis kepada keluarga pihak duka (P2MKB) oleh majelis jemaat. Perjalanan panjang yang ditempuh dari tempat gereja menuju kuburan pemakaman umum yang terletak di polomo sentani ini ditempuh dengan durasi waktu ± 15 menit, dengan menggunakan roda dua dan roda empat, dibarengi sirene mobil ambulance bertanda sedang menggiring jenazah dihalunan jalan raya. Sampai tiba di tempat pemakaman, disana sudah ada warga yang menunggu untuk ikut membantu dalam mengikuti resepsi pemakaman. ± 10 menit lakukan ibadah lanjutan sebelum akhirnya jenazah sang lelaki bertubuh tampan ini dimakamkan. 

Setelah ibadah lanjutan selesai, akhirnya pihak pimpinan gereja, pimpinan persekutuan, alumni persekutuan serta pihak keluarga secara bersama menurunkan jenazah ke dalam liang kubur dan dibantu oleh beberapa anggota simpatisan. Proses ini berlanjut tanpa ada kendala apa pun. Pada akhirnya, sekitar pukul 16.38 WS resepsi pemakaman telah selesai. Kemudian ditutupi dengan peletakan krans Bungan oleh pihak gereja, pihak persekutuan dan pihak keluarga duka (mewakili pihak mama, bapa, om dan keluarga terdekat lainnya).

Akhirnya ibadah penutupan kedukaan secara menyeluruh dilakukan pada pukul 19..> WS. Ibadah penutupan kedukaan ini dipimpin oleh Penatua Melkias Kipka, tek pembacaan terambil dari kitab 1:21-24. Dengan melakukan ibadah ini maka kegiatan kedukaan secara universal ditutup secara resmi berhubung ada kegiatan berlanjut ditingkat jemaat maupun persekutuan.

Akhir kata : Selamat Jalan Pak Ketua P2MKB “SELOT NABYAL”

By. Maling, Panuel (Tanggal, 31 Mei 2015; Pukul 00.00 WIT)

No comments:

Post a Comment